News & Info
- Asal Usul (10)
- Berita Unik (110)
- Boys and Girls (23)
- Cooking (3)
- Health (67)
- Hukum dan Politik (1)
- IT (40)
- Indonesia Education (2)
- Islam (5)
- Movies (8)
- Sport (9)
- Tips dan Inspirasi (77)
- Travel (8)
Post of The Month
-
Hip Hop dancing (Popping) Hip hop adalah gaya tari, biasanya menari dengan musik hip hop yang berkembang dari budaya hip hop. Tari hip h...
-
Bagi anda yang menyukai tantangan, bersiaplah untuk menyambut wahana air yang akan menderaskan pacu adrenalin Anda. Arena taman wisata ...
-
1. Melahirkan anak kembar dalam 1 kelahiran Bobbie McCaughey adalah seorang ibu yang mamegang rekor kelahiran bayi terbanyak yang hid...
-
Sekitar tahun lalu, ada juga yang namanya Coca Cola Happiness Machine. Dengan konsep serupa, namun berupa vending machine. Semoga aj...
-
Siapa yang ga pernah tau yang namanya es krim magnum? tentu saja, hampir semua orang tau, es krim magnum yang super mahal dengan rasa yang ...
Pop Up
Senin, 17 September 2012
SYDNEY – Para ilmuwan mengatakan, saat ini ada sebuah fenomena yang dialami oleh jutaan orang setiap hari yaitu “phantom ringing syndrom". Maksud dari sindrom ini, banyak orang merasakan ponsel di saku mereka berdering tapi ketika diperiksa ternyata tidak ada panggilan telepon atau SMS.
Dilansir dari DailyMail, Rabu (12/9/2012), kini ilmuwan percaya bahwa mereka bisa menjelaskan penyebab “sindrom dering ponsel gaib” tersebut. Ketua School of Psychology di University of Sydney Alex Blaszczynski yakin bahwa sensasi tersebut sebenarnya dipicu oleh aktivitas listrik.
“Saya duga hal itu terkait dengan beberapa sinyal listrik yang datang melalui transmisi, menyentuh saraf disekitarnya, dan memberikan perasaan getaran,” ungkap Blaszczynski.
Dia menjelaskan, getaran yang dirasakan tersebut, mirip dengan suara dengung yang dihasilkan ketika ponsel diletakkan di dekat speaker. Meskipun Blaszczynski belum melakukan studi formal pada getaran itu, jika dia benar, maka perasaan adanya getaran bukanlah isapan jempol dari imajinasi, tapi merupakan sebuah sensasi nyata.
Seorang profesor psikologi di California State University Larry Rosen menyatakan setuju dengan pernyataan Blaszczynski. Pasalnya, dia percaya karena seringnya orang-orang mengantisipasi adanya panggilan telefon, sehingga memberikan penafsiran rangsangan yang tidak ada hubungannya.
Lalu seorang penyelidik klinis Baystate Medical Center di Springfield, Massachusetts, Michael Rothberg, yang melakukan survei tentang getaran ternyata juga setuju. Menurutnya, getaran tersebut kemungkinan disebabkan oleh salah tafsir dari sinyal sensorik di otak.
Studi Rothberg menemukan bahwa getaran “ponsel gaib” dialami oleh 68 persen orang yang disurvei. Dari total tersebut, 87 persen mengatakan merasakan getaran setiap pekan, dan 13 persen setiap hari.
(adl)
Dilansir dari DailyMail, Rabu (12/9/2012), kini ilmuwan percaya bahwa mereka bisa menjelaskan penyebab “sindrom dering ponsel gaib” tersebut. Ketua School of Psychology di University of Sydney Alex Blaszczynski yakin bahwa sensasi tersebut sebenarnya dipicu oleh aktivitas listrik.
“Saya duga hal itu terkait dengan beberapa sinyal listrik yang datang melalui transmisi, menyentuh saraf disekitarnya, dan memberikan perasaan getaran,” ungkap Blaszczynski.
Dia menjelaskan, getaran yang dirasakan tersebut, mirip dengan suara dengung yang dihasilkan ketika ponsel diletakkan di dekat speaker. Meskipun Blaszczynski belum melakukan studi formal pada getaran itu, jika dia benar, maka perasaan adanya getaran bukanlah isapan jempol dari imajinasi, tapi merupakan sebuah sensasi nyata.
Seorang profesor psikologi di California State University Larry Rosen menyatakan setuju dengan pernyataan Blaszczynski. Pasalnya, dia percaya karena seringnya orang-orang mengantisipasi adanya panggilan telefon, sehingga memberikan penafsiran rangsangan yang tidak ada hubungannya.
Lalu seorang penyelidik klinis Baystate Medical Center di Springfield, Massachusetts, Michael Rothberg, yang melakukan survei tentang getaran ternyata juga setuju. Menurutnya, getaran tersebut kemungkinan disebabkan oleh salah tafsir dari sinyal sensorik di otak.
Studi Rothberg menemukan bahwa getaran “ponsel gaib” dialami oleh 68 persen orang yang disurvei. Dari total tersebut, 87 persen mengatakan merasakan getaran setiap pekan, dan 13 persen setiap hari.
(adl)
Langganan:
Posting Komentar
(Atom)
Information
Arsip Blog
-
▼
2012
(296)
-
▼
September
(25)
- 12 Kota Pendidikan Terbaik Dunia Tahun 2012
- Rahasia Kecantikan Orang Arab
- 24 Jenis Buah yang Baik Bagi Kesehatan
- 4 TEMPAT YANG SEHARUSNYA TIDAK DIKUNJUNGI SAAT KENCAN
- CARA MENGETAHUI KARAKTER SESEORANG DILIHAT DARI PO...
- Tujuh Tips Kencan Untuk Wanita dari Pria
- Sensasi Berenang Dikelilingi Ratusan Hiu Paus
- Tips Hemat Uang untuk Kalangan Pelajar / Mahasiswa
- Yang Terjadi Pada Tubuh Bila Tak Sengaja Menelan P...
- BB bernasib Kayak NOKIA?
- Ini Penampakan Letusan Gunung Gamalama
- Sindrom Getaran Ponsel "Gaib"
- Manfaat Sarapan
- Kazuhiro, Pemilik Mohawk Tertinggi Di Dunia
- Gambar-Gambar Mengharukan Dari Paralympic 2012
- Tips Mengubah/Membackup Kontak BlackBerry Menjadi ...
- Hukum melakukan operasi kecantikan (Operasi plasti...
- HUKUM “SUMPAH POCONG”
- PENCIPTA VIRUS KOMPUTER PERTAMA
- Cafe Ini Menawarkan Perhiasan Untuk Dimakan
- Fakta - Fakta Unik Seputar Dunia Komputer.
- Waw..! Mangkuk Makan Anjing Berlapis Emas 22ct Seh...
- Mengapa Pencipta Emoticon Mengatakan Emoticon Zama...
- Inilah Lima Kota Penghasil Wanita Tercantik.
- Perbedaan Browser Google Chrome, Mozilla Firefox, ...
-
▼
September
(25)
0 komentar:
Posting Komentar